Rabu, 06 November 2013

Browse Manual » Wiring » » » » » » » » Saudara Kawin Lari Wanita India Dihukum Diperkosa

Saudara Kawin Lari Wanita India Dihukum Diperkosa

Saudara Kawin Lari Wanita India Dihukum Diperkosa
Sebuah kisah memilukan kembali menimpa kaum wanita di India. Kali ini seorang wanita berusia 24 tahun yang tidak bisa disebutkan namanya, untuk menjaga keselamatannya, dilaporkan telah dipaksa menikah dan diperkosa beramai-ramai oleh keluarga suaminya. Perlakuan tidak manusiawi ini harus diterimanya sebagai hukuman atas perbuatan saudara laki-lakinya yang telah kawin lari dengan saudara perempuan suaminya. Lebih gilanya ternyata aksi bejat ini mendapatkan persetujuan dari tetua adat setempat.

Seperti dilansir oleh Daily Mail, wanita ini mengaku terpaksa menerima pernikahan ini untuk mencegah terjadinya keributan di desanya. "Saya setuju dengan keputusan itu karena saya tahu akan ada pertumpahan darah di desa jika saya menolak menikahi laki-laki itu," kata gadis itu kepada polisi. Luar biasanya, menurut gadis ini, hukuman yang harus diterimanya ini direstui para tetua adat di tempatnya tinggal di pedalaman Uttar Pradesh, sebelah utara India. Para tetua adat itu mengatakan hukuman mata dibalas mata adalah sebuah keadilan. Selain itu keluarga gadis ini juga diharuskan membayar sejumlah uang kepada keluarga suaminya itu.

Sejak hari pertama Ia menikah, tak lama kemudian Ia diperkosa oleh saudara iparnya dan kejadian ini kemudian menjadi sebuah rutinitas. Menurut gadis ini, ayah mertuanya menyetujui menikahkan dia dengan putranya hanya agar dia bisa membalaskan sakit hati kepada keluarga si gadis dengan cara ini. Pemerkosaan yang dilakukan oleh kakak-kakak iparnya itu dianggap sebagai cara untuk membayar sakit hati dan rasa malu yang timbul akibat kawin lari yang dilakukan oleh saudara laki-lakinya.

Kasus mengerikan ini sendiri baru terbongkar setelah gadis ini berhasil melarikan diri. Pada tanggal 21 Juli lalu, gadis ini memberanikan diri untuk kabur dan entah bagaimana berhasil melarikan diri. Ia kemudian melaporkan kejadian ini ke kepolisian Muzaffarnagar pada 27 Juli lalu. Inspektur Polisi Senior Manzil Saini mengatakan bahwa Ia telah bertemu dengan korban dan kasus ini telah didaftarkan. Para tersangka sendiri akan secepatnya ditangkap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar